Mangafest 2018 : Earthventure

Pernahkan kalian mendengar nama Mangafest? Bagi pengunjung-pengunjung blog yang budiman yang mencari tahu bagaimana sih Sastra Jepang UGM itu, mungkin belum tahu, ya. Khususnya bagi mereka yang berasal dari luar kota  Yogyakarta. Mangafest adalah sebuah acara tahunan yang digelar oleh Mahasiswa Sastra Jepang Universitras Gadjah Mada yang pada tahun ini sudah memasuki tahun ke-8.

Mangafest sendiri merupakan bagian dari program kerja Himpunan Mahasiswa, ya. Jadi masih membawa nama kampus di dalamnya. Mangafest sendiri merupakan sebuah acara untuk mendukung kreator-kreator manga lokal agar dapat semakin berkembang dan dikenal luas oleh masyarakat dan mendapatkan penilaian yang lebih baik dari sekedar “komik hanya untuk hiburan”. Tentu saja juga agar tidak kalah dari komik-komik luar yang menginvasi Indonesia dong, hehe..

Mangafest pada awalnya hanya menawarkan area untuk para kreator menjual karyanya, atau disebut Comiket (Comic Market) dan beberapa talkshow maupun workshop mengenai komik. Sekarang pada tahun ke-8, bukan hanya Comiket, namun ada juga banyak stand makanan jejepangan (takoyaki, okonomiyaki, ringo ame, kakigori, dll yang pastinya bikin kamu ngiler), aksesoris, dan panggung hiburan untuk pecinta kultur-kultur Jepang lainnya. Pada Mangafest sendiri, banyak sekali komikus-komikus besar yang mengumumkan komik-komik baru mereka. Beberapa contoh pada tahun ini adalah “Love Birds” Karya Sweta Kartika, “17+” karya Kharisma Jati, “Virgo and the Sparklings”-nya Annisa Nisfihani, dan “Liqomik 2” Karya alumnus Sastra Jepang, Tanfidz Tamamuddin. Beberapa penerbit komik besar seperti Bumi Langit, m&c! Comics dan Re:ON Comics juga hadir pada tahun ini, loh!DSCF0843.JPGDSC08118.JPGDSCF0886.JPG

Tema Mangafest berbeda tiap tahunnya, namun setiap tema mengandung makna tersendiri yang merupakan curahan kekuatiran terhadap keadaan yang terjadi di Indonesia setiap tahunnya. Pada tahun 2018 ini, kami mengambil tema “Earthventure” yang merupakan gabungan kata dari “Earth” yang berarti bumi, dan “Adventure” yang berarti petualangan. Udah kebayang dong, apa maksud dan tujuannya? Yak, ini merupakan concern kami terhadap kondisi alam yang kian memburuk karena tindakan manusia. Padahal, alam sudah menyediakan segalanya untuk kita. “Adventure” juga menunjuk kepada eksplorasi alam, dimana kita diharapkan bisa memahami alam dengan lebih baik. Salah satu tindakan kepedulian ini kami wujudkan dalam stand Mangafest X Kopi Ruang Bersama X Moviebox. Dengan mengumpulkan sebuah karya dan berdonasi untuk korban gempa Palu, Donggala; kalian bisa mendapat segelas kopi gratis. Menarik, bukan?

Acara tahun ini diselenggarakan di Gedung Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri (PKKH) UGM, atau disebut juga Gedung Purna Budaya UGM pada tanggal 27-28 Oktober 2018. Selain makanan dan Comiket yang tadi kita bahas, ada juga perlombaan-perlombaan yang diadakan di Mangafest. Mulai dari lomba menggambar komik dan komik bisu yang menjadi lomba utama kami, ada juga lomba Cosplay (Costume Play), lomba karaoke, lomba makan takoyaki, dan lain-lain.IMG_1806.JPGDSCF8229.JPGDSCF8658.JPGDSCF0863.JPG

Kami mengundang banyak sekali penampil baik dari Yogyakarta maupun dari luar Yogyakarta. Yang menjadi spotlight kami pada tahun ini adalah Clarissa Punipun, seorang cosplayer yang juga merupakan brand ambassador dari ASUS ROG, dan sebuah grup band anisong asal Semarang, Luna Gravity. Ada juga penampilan spesial dari seorang artis baru bernama Aya Anjani. Penasaran bagaimana euforia Mangafest 2018? Lihat foto-foto berikut, ya!

 

-JBP

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s