Mari Belajar Budaya! 文化を学ぼう!Bersama Universitas Nagoya

Rabu, 24 Februari 2016, HIMAJE kedatangan tamu spesial dari Nagoya. Mereka adalah mahasiswa dari fakultas hukum Universitas Nagoya. Di ruang gamelan gedung Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjoesoemantri, acara yang bertajuk “Mari Belajar Budaya! 文化を学ぼう!” dibuka oleh sambutan hangat dari Wahyu Eko, selaku ketua Himpunan Mahasiswa Sastra Jepang UGM, kemudian dilanjutkan oleh perkenalan dari mahasiswa Universitas Nagoya yang sudah sekitar 2 pekan berada di Indonesia lalu perkenalan dari mahasiswa jurusan Sastra Jepang khususnya mahasiswa tingkat 1 dan 2.

Dalam perkenalannya, para mahasiswa Universitas Nagoya menyampaikan kesan pertama ketika melihat banyak sekali alat musik tradisional Indonesia.

IMG_0617“Saya sangat terkejut, karena melihat alat musik sebanyak ini” ungkap Sachika Kurimoto salah satu mahasiswa dari prefektur yang terkenal dengan kastil Nobunaga Oda. Enomoto Takahisha, juga mengungkapkan kesan ketika masuk dan duduk di dalam ruangan “Sebuah pengalaman bagi saya, dapat menyentuh alat musik khas Indonesia”.

Memasuki acara inti yang pertama, mahasiswa Universitas Nagoya pada sesi pertama menjelaskan sebuah permainan tradisional khas  negeri Jepang yaitu Karuta yang sangat terkenal hingga diangkat dalam sebuah manga dan anime berjudul Chihayafuru. Permainan 1 lawan 1 ini membutuhkan konsentrasi yang cukup tinggi, karena pemain harus mendengarkan dengan seksama sebuah puisi yang disebut Hyaku Nin Isshu serta dibutuhkan juga ketangkasan dalam mengambil kartu yang tepat dengan cepat. Mahasiswa jurusan Sastra Jepang pun juga diberikan kesempatan untuk merasakan keseruan bermain karuta. Walaupun ditulis dengan huruf hiragana, hal tersebut tidak mengurangi keseruan dan tingkat kesulitan dalam permainan.

Pada sesi kedua, mereka menerangkan Business Manner yang berlaku di Jepang. Sesi kedua dibuka dengan pertanyaan “Siapa yang setelah lulus, ingin bekerja di Jepang?”, karena ternyata hal-hal yang perlu diperhatikan untuk bekerja di sebuah perusahaan di Jepang cukup banyak. Seperti contoh, mereka menjelaskan bagaimana memposisikan diri ketika duduk di dalam taxi bersama orang yang jabatannya lebih tinggi. Mereka juga mempersilahkan teman-teman jurusan Sastra Jepang untuk memperagakan secara langsung kebiasaan bertukar kartu nama atau Meishi Koukan, mulai dari apa yang harus diucapkan hingga posisi badan. Selain itu, beberapa mahasiswa Universitas Nagoya mengenakan pakaian yang menjadi standar di Jepang ketika mengikuti kegiatan pencarian pekerjaan atau Shuusoku Katsudou. Mereka menjelaskan secara rinci tentang standar pakaian tersebut, kemeja yang harus berwarna putih, bentuk ikatan rambut bagi wanita dan lain sebagainya.

Giliran berikutnya adalah mahasiswa Sastra Jepang yang menjelaskan mengenai alat musik tradisional Indonesia. Aulia Ilmi dari tingkat 2, menjelaskan asal muasal gamelan, tangga nada yang digunakan, jenis-jenisnya, hingga fakta unik mengenai gamelan yang bahkan mahasiswa jurusan Sastra Jepang pun tidak mengetahuinya. Setelah penjelasan selesai, 10 orang mahasiswa jurusan Sastra Jepang yang sudah berlatih sekitar 1 minggu memberikan persembahan sebuah lagu Jawa berjudul Suwe Ora Jamu.

Tentu saja mahasiswa Sastra Jepang juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa Universitas Nagoya untuk mempelejari dan mencoba secara langsung satu persatu alat musik, kemudian ditantang untuk memainkan lagu Suwe Ora Jamu sambil melihat notasi yang tertulis di papan tulis. Dosen jurusan Sastra Jepang, Bapak Stedi Wardoyo juga turut serta mengajarkan, bahkan dalam waktu yang sangat singkat, mereka dapat memainkan lagu lain yang baru saja diajarkan seperti Sluku Sluku Batok.

Acara hari itu ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan yang diserahkan oleh ketua HIMAJE kepada perwakilan mahasiswa Universitas Nagoya. Semoga dengan diadakannya acara seperti ini, mahasiswa mampu mempelajari lebih dalam budaya sendiri dan mau mengenal budaya lain.

IMG_0797
penyerahan kenang-kenangan oleh Wahyu ketua HIMAJE

Liputan oleh Tim Redaksi KOMINHUM HIMAJE

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s